Nama : Sura Jogopati Daniswara (artinya: Kekayaan yang besar serta indah //ngek)
Usia : 19 tahun
TTL : Surabaya/ 17 Agustus
Tinggi : 183
Akademi : WIB
Elemen : Tanah
Special Skill : Membuat tanah bergetar, dengan pukulannya, tapi bukan berarti dia bisa menciptakan gempa bumi, hanya permukaan atas tanah yang bergetar dan terpecah menjadi retakan bisa mengandalikan tanah/ batu dari jarak jauh tanpa menyentuh tanah/ batu tersebut menghancurkan batu/ gumpalan tanah menjadi serpihan-serpihan kecil, sehingga tampak seperti debu/ pasir dan menimbulkan kabut debu/ pasir yang pekat.
Yang Disukai : Cewek Uang Gadget Makanan
Yang Tidak Disukai : Hujan kesepian Serangga
Personaliti : sombong (namanya aja gitu LOL //eh) tengil, usil, jail seseorang yang paling suka kabur duluan kalo ada masalah, dan paling suka dengan "zona nyaman" tapi kalo teman/ keluarganya diusik, dia ga bakal diam orang baik, juga sekaligus orang jahat dalam artian lain gampang naik darah kalau ada orang lain yang berusaha menginjak "zona nyaman"nya
Latar belakang :
Sura lahir di dalam keluarga yang berkecukupan, sehingga kepribadiannya terbentuk seperti dia saat ini. agak sombong dan suka seenaknya. Orang-orang disekitarnya membenci sekaligus menyukainya. Tidak ada yang spesial tentang latar belakang keluarganya. Kecuali kenyataan bahwa Kekuatan “tanah”nya sudah mengalir dalam darahnya sejak dia masih dilahirkan. Karena kekuatan itu ada dan diturunkan dari nenek moyangnya sejak dahulu. Tapi Kekuatan "Tanah"nya benar-benar bangkit saat dia masih kecil, usia 10 tahun. Saat itu dia marah besar pada teman-temannya, hanya karena gadget kesayangannya tidak sengaja mereka rusakkan. Jadi, kebangkitan kekuatan pertamanya dikendalikan oleh amarah. Sejak itu, kalau dia merasa terganggu, Sura sering menggunakan kekuatannya untuk menghajar orang lain.
Agar anaknya bisa mengendalikan pengendalian tanah dengan baik dan benar, orang tuanya selalu melatih dan mendidiknya tentang pengendalian tanah setiap hari. Dan mengajarkan agar pengendalian tanahnya digunakan pada saat yang tepat ataupun untuk menolong orang lain. Tapi tetap saja, Sura tetap ngawur dan sering menyalahgunakan kekuatannya. Akhirnya, orang tua Sura yang stress dan lelah dengan kelakuan anaknya, mengirim Sura ke akademi. Agar dia belajar bersosialisasi dan juga supaya kekuatannya tidak dipergunakan secara sembarangan, seperti berkelahi dan menantang orang lain. awalnya Sura memberontak dan tak mau masuk ke akademi, tapi karena iming-iming gadget terbaru dan sejumlah uang saku yang lumayan besar, Sura akhirnya masuk akademi demi "imbalan" itu.
Trivia : mata duitan, jadi apapun akan dia lakukan kalau ada imbalan yang cukup besar playboy, sebelum masuk akademi punya beberapa pacar yang siap mengantri //eh mempunyai sepupu yang juga masuk akademi WIB bernama Seravi [link]
================================================
ayo bertemaaaann yuk masuk WIB, sungguh tydac mainstream
ayo bakar sate bersamaaaa, tapi jangan ayam colongan yaaaaahh //ngek
playboy lagi
kalo gitu kuliat siapa yang kena rayuan sama kakak sura~ baru-baru inintah knpa pas liat bajunya lgsg ngira tukang sate wkwk XD
cocok bangeeeett wkwk XD
ih, itu kan baju khasnya jatim